Kembali,
Maka akan kubuatkan secangkir kopi setiap pagi,
Tolong kembali,
Agar senyumku terkembang lagi dan pipi ini bersemu kemerahan berseri-seri,
Kembali,
Agar kita tak hanya hidup dalam mimpi,
Tanpamu hati terasa sepi,
Tolong kembali,
Dan kau tak akan pernah sendiri lagi,
Kembali,
Tolong kembali,
Aku menunggumu di sini.
Penggalan kisah hidup, gabungan curahan hati dan imaji, dan sesuatu yang kadang terlintas yang disebut inspirasi.
Monday, 22 October 2018
Kembali Ke Sini
Friday, 19 October 2018
Satu Menemukanku
Aku berhenti mencarinya,
Setelah belasan tahun terpisah dan tak ada jejak mengarah.
Pagi ini dia menemukanku,
Mendung tak membuat kendur senyumku.
Rasanya tetap sama,
Saling bercanda dan mencela.
Kenanganku tentang anak lelaki kurus tinggi berambut ikal, dengan senyum mengulum karena tak mau memperlihatkan sebagian giginya yang hilang sudah berubah,
Dia sudah menjadi pria dewasa beranak dua.
Dia mengingatku, hal-hal remeh kami,
Dan kini sudah tak ada lagi beban,
Sudah kusampaikan,
Aku mencarinya,
Aku pernah menyukainya diam-diam,
Dan aku tak butuh jawaban,
Tuhan tak pernah main-main dengan jodoh dan kehidupan.
Wednesday, 29 August 2018
Berapa? Banyak
Berapa banyak cangkir kopi yang harus kuhabiskan untuk merelakanmu pergi?
Berapa sering mata harus saling menatap untuk membuatmu diam dan menetap?
Berapa kali sehari ku harus selalu melempar canda agar membuatmu tertawa?
Berapa sering aku harus berdoa agar semua impianku denganmu menjadi nyata?
Berapa sering mata harus saling menatap untuk membuatmu diam dan menetap?
Berapa kali sehari ku harus selalu melempar canda agar membuatmu tertawa?
Berapa sering aku harus berdoa agar semua impianku denganmu menjadi nyata?
Subscribe to:
Posts (Atom)